Is there a lot of burden on your shoulders?
Does your heart pressured by your logical brain?
I feel something that control you so much
Something in your brain that makes your heart frozen
I don't know what it takes to you
But I keep moving, keep trying
To like and love you
Whoever you are
You just don't want to be close
You always keep a distance
But I know you're a warm person
Who always trying to give the distance to everyone
I want to love you just because I know
I always feel happy to talk to you
Not because of too much burden
I need to love you, really
Even though you're not so romantic
I need to like your personality to be with
I know what I've done to you
Remember how rough my head to you at first
But I'm regred because I do it to you
You're never be appropriate to be treated that way
You're adorable for me
Maybe you're the only one
Who is difficult for me to talk to
The most strict person
Who I've seen,
But I want to make your heart melted
I want to be the person who
Is the only one who can stole your
compliments
I've tried to attempt...
Jumat, 19 Desember 2014
selamat tinggal kawan
Kini sahabat tak ada lagi di bumi ini..
Yang biasa duduk di sampingku..
Tapi mengapa hanya ada anganmu..
Kau pergi mendahuluiku kawan..
Tangisan darah yang ku keluarkan saat itu..
Begitu banyak kenangan manis terselimuti..
Bermain, canda, tawa kita lalui bersama..
Tetapi mengapa kita berpisah sampai disini..
Kecelakaan yang telah kau lewati..
Degan tetesan darah berkeping-keping..
Hingga membuatku menangis akan kehilanganmu..
Mentari datang dan dibawa ke liang kubur
Dengan kesuciannya dan keindahannya..
Dia meninggalkan dunia ini..
Di taburkannya bunga ke dalamnya..
Suara adzan pun berkumandang di dalamnya..
Kayu kayu di pasangkan di sekitarnya..
Tanah pun menggelamkan ia..
Andaikan waktu itu aku bersamamu, aku pasti akan meninggalkan bumi ini pula..
Tapi allah, berkehendak lain.
Yang biasa duduk di sampingku..
Tapi mengapa hanya ada anganmu..
Kau pergi mendahuluiku kawan..
Tangisan darah yang ku keluarkan saat itu..
Begitu banyak kenangan manis terselimuti..
Bermain, canda, tawa kita lalui bersama..
Tetapi mengapa kita berpisah sampai disini..
Kecelakaan yang telah kau lewati..
Degan tetesan darah berkeping-keping..
Hingga membuatku menangis akan kehilanganmu..
Mentari datang dan dibawa ke liang kubur
Dengan kesuciannya dan keindahannya..
Dia meninggalkan dunia ini..
Di taburkannya bunga ke dalamnya..
Suara adzan pun berkumandang di dalamnya..
Kayu kayu di pasangkan di sekitarnya..
Tanah pun menggelamkan ia..
Andaikan waktu itu aku bersamamu, aku pasti akan meninggalkan bumi ini pula..
Tapi allah, berkehendak lain.
kisah sehabat
Temukanlah arah kehidupan kita..
Yang selalu membuat kita bersama..
Ada suka dan duka diantara kita..
Tetapi jangan sampai kita melupakannya..
Embun pagi yang mengisahkan duka..
Ada cinta yang mengisahkan luka..
Ikatan kita selalu ada untuknya..
Cerminan hati meluapkan hatinya..
Kisah ini adalah sebuah anugerah tuhan..
Sahabat kini merupakan kenangan..
Jangan hanya mengikuti bayangan..
Kisah sahabat ini kita persembahkan..
Untukmu..
Wahai Sahabatku..
Yang selalu membuat kita bersama..
Ada suka dan duka diantara kita..
Tetapi jangan sampai kita melupakannya..
Embun pagi yang mengisahkan duka..
Ada cinta yang mengisahkan luka..
Ikatan kita selalu ada untuknya..
Cerminan hati meluapkan hatinya..
Kisah ini adalah sebuah anugerah tuhan..
Sahabat kini merupakan kenangan..
Jangan hanya mengikuti bayangan..
Kisah sahabat ini kita persembahkan..
Untukmu..
Wahai Sahabatku..
menggapai cita cita
Kumelangkah setapak demi setapak
melewati berbagai cobaan dan rintangan
walau tubuh merasa lemah
namun, semangat tetap menggebu
Mengejar waktu dengan harapan
melawan hari hancurkan karang
tebaskan pisau kesombongan hati
kuatkan iman, dekatkan hati
tuk bisa lewati gilanya dunia
Maju trus tebarkan pesona
hiasi pikiran penuh warna warni
tinggalkan problema dengan senyum
jangan menoleh kebelakang, tuk menghasilkan buah yang baik
Terus maju jangan menyerah
gapailah cita-cita dengan penuh semangat
yang selama ini kau nantikan
demi masa depan kelak
melewati berbagai cobaan dan rintangan
walau tubuh merasa lemah
namun, semangat tetap menggebu
Mengejar waktu dengan harapan
melawan hari hancurkan karang
tebaskan pisau kesombongan hati
kuatkan iman, dekatkan hati
tuk bisa lewati gilanya dunia
Maju trus tebarkan pesona
hiasi pikiran penuh warna warni
tinggalkan problema dengan senyum
jangan menoleh kebelakang, tuk menghasilkan buah yang baik
Terus maju jangan menyerah
gapailah cita-cita dengan penuh semangat
yang selama ini kau nantikan
demi masa depan kelak
kau ada
Tau kah kau
Jika malam hadir dan membawa kerinduan di hati ku
Saat itu aku mulai memejamkan mata ku dan mulai menghadirkan dirimu dalam fikiran ku
Dan semua itu ku rangkai dalam satu angan angan
Apakah aku salah
Memaksa kehadiranmu dalam angan
Aku hanya mencoba mengobati luka yg tak mampu ku obati
Kerinduan
Yah, Mungkin itu yang membuat ku memaksakan kehadiranmu walau hanya dalam angan angan
Bahkan saat aku bermimpi dengan mata terbuka
Saat itu pun kau ada
Bersemayam dalam alam fikiranku
Bahkan dalam langkah ku pun
Kau selalu ada
Jika malam hadir dan membawa kerinduan di hati ku
Saat itu aku mulai memejamkan mata ku dan mulai menghadirkan dirimu dalam fikiran ku
Dan semua itu ku rangkai dalam satu angan angan
Apakah aku salah
Memaksa kehadiranmu dalam angan
Aku hanya mencoba mengobati luka yg tak mampu ku obati
Kerinduan
Yah, Mungkin itu yang membuat ku memaksakan kehadiranmu walau hanya dalam angan angan
Bahkan saat aku bermimpi dengan mata terbuka
Saat itu pun kau ada
Bersemayam dalam alam fikiranku
Bahkan dalam langkah ku pun
Kau selalu ada
wanita seperti itu
Jinak amat jinak
Wanita kemarin pagi kini beranak
Ternoda dan terinjak
Dan keperawanannya kini membengkak.
Betapa sudah menumpuk jumlah bocah bocah aborsi
Tanpa dampingan sang suami
Ia menjerit sosok diri
Dari hasil gelap yang belum resmi.
Zaman global era nakal
Pergaulan bebas tak berbekal
Wanita-wanita pendek akal
Membuang manis untuk di jual.
Di setubuhi di tinggali
Lubang kemaluan tak perawan lagi
Tanpa malu tak tahu diri
Seperti itulah wanita dinegeri ini.
Wanita kemarin pagi kini beranak
Ternoda dan terinjak
Dan keperawanannya kini membengkak.
Betapa sudah menumpuk jumlah bocah bocah aborsi
Tanpa dampingan sang suami
Ia menjerit sosok diri
Dari hasil gelap yang belum resmi.
Zaman global era nakal
Pergaulan bebas tak berbekal
Wanita-wanita pendek akal
Membuang manis untuk di jual.
Di setubuhi di tinggali
Lubang kemaluan tak perawan lagi
Tanpa malu tak tahu diri
Seperti itulah wanita dinegeri ini.
duri cinta
Hai kau yang disana
Dapatkah kau melihatku
Mampukah bola matamu yang besar itu
Melihat kehadiranku disini
Saat cintamu berwisata dihatiku
Saat itu pula aku merasa dihantui olehnya
Adakah kau disana mengetahui itu
Kau yang dulu dekat denganku
Bagaikan jarum dengan benangnya
Tapi kini...
Tak bisa mendekatkah kau
Bisakah kau kembali kepakan sayap itu padaku
Aku yang selalu berdiri disini
Mengharap kata kata kecil
Yang katanya penuh makna itu
Tapi kini...
Hilang sudah harapan itu
Menjadi hampa...
Kosong...
tanpa kata kata
Hanya tersisa
Duri cinta yang tak terkupas
Yang melekat kuat dalam hati
Rasanya sakit
Sakit dalam hati
Yang tak pernah terucap dalam bibir
Sungguh sakit...
Resapkanlah sayang...
Dapatkah kau melihatku
Mampukah bola matamu yang besar itu
Melihat kehadiranku disini
Saat cintamu berwisata dihatiku
Saat itu pula aku merasa dihantui olehnya
Adakah kau disana mengetahui itu
Kau yang dulu dekat denganku
Bagaikan jarum dengan benangnya
Tapi kini...
Tak bisa mendekatkah kau
Bisakah kau kembali kepakan sayap itu padaku
Aku yang selalu berdiri disini
Mengharap kata kata kecil
Yang katanya penuh makna itu
Tapi kini...
Hilang sudah harapan itu
Menjadi hampa...
Kosong...
tanpa kata kata
Hanya tersisa
Duri cinta yang tak terkupas
Yang melekat kuat dalam hati
Rasanya sakit
Sakit dalam hati
Yang tak pernah terucap dalam bibir
Sungguh sakit...
Resapkanlah sayang...
ingin kembali jumpa
Seperti indah pelangi selepas hujan
Ku kenang segala indah saat-saat bersamamu
Saat hatiku masih lekat dengan jiwamu
Tak mampu ku sapa tiap jiwa yang datang dengan tulusku
Mengharap terang purnama
Bias ku toreh segala rasa yang ada
Pada tiap sudut sang mega
Segala rindu dalam jiwa
Tak mampu persalahkan waktu
Hanya seayun kata mampu ku pendar
Apa hakikat dibalik misteri
Kilatan rindu yang menyambar
Mampu pijarkan seruas hati bisu
Inginku kembali jumpa
Ku kenang segala indah saat-saat bersamamu
Saat hatiku masih lekat dengan jiwamu
Tak mampu ku sapa tiap jiwa yang datang dengan tulusku
Mengharap terang purnama
Bias ku toreh segala rasa yang ada
Pada tiap sudut sang mega
Segala rindu dalam jiwa
Tak mampu persalahkan waktu
Hanya seayun kata mampu ku pendar
Apa hakikat dibalik misteri
Kilatan rindu yang menyambar
Mampu pijarkan seruas hati bisu
Inginku kembali jumpa
keramahan yang hilang
Ketika manusia berlumuran
Dengan lumpur noda dan dosa
Manakala manusia bergelimang
Dalam puing kebohongan
Dan kemunafikan
Tat kala manusia terbuai
Oleh ilusi nikmat sesaat
Hingga lupa apa dan siapa dirinya
Saat itu ...
Air tidak lagi berikan
Sumber penghidupan
Padahal airpun memuji penciptanya
Hingga airpun marah
Menghanyutkan segala yang dilaluinya
Tanah sudah enggan
Menopang semua yang ada diatasnya
Padahal tanahpun mengagungkan penciptanya
Hingga tanahpun murka
Menguburkan semua yang memijaknya
Angin tidak lagi
Memberi kesejukkan dengan sepoinya
Padahal anginpun mensucikan penciptanya
Hingga anginpun murka
Menyapu semua yang dilewatinya
Semuanya itu ....
Karena ulah makhluk penggunanya
Yang tidak lagi ramah padanya
Air, tanah dan angin menyatu
Membentuk kekuatan dasyat
Meluluhlantakkan semuanya
Itu semua ....
Bukan semata murka-Nya
Dzat Yang Maha Pencipta
Karena Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Tetapi semua adalah peringatan
Namun yang diingatkan
Tak lagi menghiraukan
Berpaling dan melupakan
Dengan lumpur noda dan dosa
Manakala manusia bergelimang
Dalam puing kebohongan
Dan kemunafikan
Tat kala manusia terbuai
Oleh ilusi nikmat sesaat
Hingga lupa apa dan siapa dirinya
Saat itu ...
Air tidak lagi berikan
Sumber penghidupan
Padahal airpun memuji penciptanya
Hingga airpun marah
Menghanyutkan segala yang dilaluinya
Tanah sudah enggan
Menopang semua yang ada diatasnya
Padahal tanahpun mengagungkan penciptanya
Hingga tanahpun murka
Menguburkan semua yang memijaknya
Angin tidak lagi
Memberi kesejukkan dengan sepoinya
Padahal anginpun mensucikan penciptanya
Hingga anginpun murka
Menyapu semua yang dilewatinya
Semuanya itu ....
Karena ulah makhluk penggunanya
Yang tidak lagi ramah padanya
Air, tanah dan angin menyatu
Membentuk kekuatan dasyat
Meluluhlantakkan semuanya
Itu semua ....
Bukan semata murka-Nya
Dzat Yang Maha Pencipta
Karena Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Tetapi semua adalah peringatan
Namun yang diingatkan
Tak lagi menghiraukan
Berpaling dan melupakan
jika dia telah tiada
Wahai sang kholiq
Lewat angin malam yang merdu
Kau kirimkan sosok malaikat untuku
Malaikat kecil yang ada di bumi ini
Dia yang memperkenalkan aku arti kehidupan
Dialah yang menerangiku dalam kegelapan
Dan dia sering ku panggil IBU..
Iyaa.. dialah ibu yang melahirkanku
Dialah ibu yang merawat dan mendidiku
Dialah ibu yang selalu menemaniku
Menemani perjuangan hidupku
Namun seiring berjalannya waktu
Akankah dia selalu ada menemaniku ?
Akankah masih ada yang rela berkorban untukku ?
Akankah masih ada yang selalu meneteskan air mata saat mendoakanku ?
Akankah masih ada yang selalu menyambutku ketika ku pulang menuntut ilmu ?
jika dia telah tiada
jika jiwa tak lagi di raganya
hanya tersisa kamar kosong tiada penghuninya
hanya tersisa helaian kain yang tergantung di lemarinya
dan hanya tersisa kenangan suara yang terucap dari bibirnya
dan kini tinggalah aku sendiri
di temani hari hari yang sunyi..
Lewat angin malam yang merdu
Kau kirimkan sosok malaikat untuku
Malaikat kecil yang ada di bumi ini
Dia yang memperkenalkan aku arti kehidupan
Dialah yang menerangiku dalam kegelapan
Dan dia sering ku panggil IBU..
Iyaa.. dialah ibu yang melahirkanku
Dialah ibu yang merawat dan mendidiku
Dialah ibu yang selalu menemaniku
Menemani perjuangan hidupku
Namun seiring berjalannya waktu
Akankah dia selalu ada menemaniku ?
Akankah masih ada yang rela berkorban untukku ?
Akankah masih ada yang selalu meneteskan air mata saat mendoakanku ?
Akankah masih ada yang selalu menyambutku ketika ku pulang menuntut ilmu ?
jika dia telah tiada
jika jiwa tak lagi di raganya
hanya tersisa kamar kosong tiada penghuninya
hanya tersisa helaian kain yang tergantung di lemarinya
dan hanya tersisa kenangan suara yang terucap dari bibirnya
dan kini tinggalah aku sendiri
di temani hari hari yang sunyi..
biar kan cinta baru datang sendiri
Sudah lamakah kau merindukan dirinya?
Seseorang yang dulu melekat pada hatimu
Namun sekarang dia menghilang tanpa jejak
Lantas apa yang harus dirindukan?
Cinta seharusnya dijaga bersama
Juga cinta tidak perlu dikorbankan
Ingatlah bahwa cinta tidak akan abadi
Sesempurna apapun, cinta akan menghilang
Dulu, saat dia menghampiri dirimu
Alangkah indahnya tunduk hatimu
Semua bunga turut menyambutmu
Sangat bahagia bertemu sang kekasih
Tapi waktu berkata lain
Dia pergi tanpa kecupan bibirnya
Dia pergi tanpa rasa rindu
Sakit cinta hati dengki
Jiwa berkobar mata berkaca
Apakah kau akan terus mencintainya?
Dengan rasa rindu namun tak terbalas?
Biarkan cinta baru datang sendiri
Lupakan janjinya datangkan sang kejora baru
Buang pilu musnahkan dirinya
Cinta baru akan menghampiri dirimu
Peluk janji kalian bersama
Untuk masa depan yang mendewasakanmu
Seseorang yang dulu melekat pada hatimu
Namun sekarang dia menghilang tanpa jejak
Lantas apa yang harus dirindukan?
Cinta seharusnya dijaga bersama
Juga cinta tidak perlu dikorbankan
Ingatlah bahwa cinta tidak akan abadi
Sesempurna apapun, cinta akan menghilang
Dulu, saat dia menghampiri dirimu
Alangkah indahnya tunduk hatimu
Semua bunga turut menyambutmu
Sangat bahagia bertemu sang kekasih
Tapi waktu berkata lain
Dia pergi tanpa kecupan bibirnya
Dia pergi tanpa rasa rindu
Sakit cinta hati dengki
Jiwa berkobar mata berkaca
Apakah kau akan terus mencintainya?
Dengan rasa rindu namun tak terbalas?
Biarkan cinta baru datang sendiri
Lupakan janjinya datangkan sang kejora baru
Buang pilu musnahkan dirinya
Cinta baru akan menghampiri dirimu
Peluk janji kalian bersama
Untuk masa depan yang mendewasakanmu
duka ketawa
Dulu kita selalu bersama
Menghabiskan waktu tuk berdua
Mengelilingi taman dengan sepeda
Menikmati aroma bunga penuh pesona
Itu semua karena cinta yang menggelora
Namun kini engkau ada di mana
Aku mencarimu ke ujung dunia
Dan ku temukan kau di sana
Bukan dengan ku, tapi dengan dia
Hatiku begitu terluka
Teganya engkau melihatku dengan luka menganga
Menunggumu tiba di tepi danau toba
Haruskah ku mengiba
Tuk kita kembali bersama
Namun engkau dilanda dilema
Memilih aku ataukah dia
Aku dengan cinta dan dia dengan jelita
Pilihlah aku karena...
Kau tak tahu mana yang nyata dan mana yang fana
Yakinlah bahwa aku yang nyata
Sedangkan dia hanyalah fana
Biarlah kini ku berikan kau logika
Aku mencintaimu karena aku wanita
Sedangkan dia hanyalah WARIA
Menghabiskan waktu tuk berdua
Mengelilingi taman dengan sepeda
Menikmati aroma bunga penuh pesona
Itu semua karena cinta yang menggelora
Namun kini engkau ada di mana
Aku mencarimu ke ujung dunia
Dan ku temukan kau di sana
Bukan dengan ku, tapi dengan dia
Hatiku begitu terluka
Teganya engkau melihatku dengan luka menganga
Menunggumu tiba di tepi danau toba
Haruskah ku mengiba
Tuk kita kembali bersama
Namun engkau dilanda dilema
Memilih aku ataukah dia
Aku dengan cinta dan dia dengan jelita
Pilihlah aku karena...
Kau tak tahu mana yang nyata dan mana yang fana
Yakinlah bahwa aku yang nyata
Sedangkan dia hanyalah fana
Biarlah kini ku berikan kau logika
Aku mencintaimu karena aku wanita
Sedangkan dia hanyalah WARIA
kehilangan
Memang tidak bisa lagi ku pandang senyummu
Sejak perpisahan itu,
Aku mengerti artinya dirimu di hidup ku
Terlambat untuk ku sadari
Tuhan telah memisahkan kita
Aku hanya manusia biasa
Tak sanggup aku untuk membuat mu kembali padaku
Namun aku tau,
Cinta dan sayangmu akan tetap tumbuh di hati ini
Hingga Tangan Tuhan menyatukan kita lagi
Aku mencintaimu dalam do'a ku ...
Sejak perpisahan itu,
Aku mengerti artinya dirimu di hidup ku
Terlambat untuk ku sadari
Tuhan telah memisahkan kita
Aku hanya manusia biasa
Tak sanggup aku untuk membuat mu kembali padaku
Namun aku tau,
Cinta dan sayangmu akan tetap tumbuh di hati ini
Hingga Tangan Tuhan menyatukan kita lagi
Aku mencintaimu dalam do'a ku ...
inilah hidup qu
Aku inilah aku dengan sejuta kekurangan ku ..
Dengan jalan Hidup yang di penuhi tantangan dan rintangan ..
Menyusuri Dunia dengan kehidupan ku
Suka Dan Duka Ku lewati di Hidupku
Tuhan ....
Betapa Indah nya Kuasa mu
Kau memberikan banyak arti
Di kehidupan ku
Aku .. Ini lah dengan kehidupan
Kehidupan yang kadang
melelahkan .
Tapi itu semua harus aku jalani
Dengan penuh rasa syukur
Karena itu semua adalah jalan
Kehidupan ku ...
Dengan jalan Hidup yang di penuhi tantangan dan rintangan ..
Menyusuri Dunia dengan kehidupan ku
Suka Dan Duka Ku lewati di Hidupku
Tuhan ....
Betapa Indah nya Kuasa mu
Kau memberikan banyak arti
Di kehidupan ku
Aku .. Ini lah dengan kehidupan
Kehidupan yang kadang
melelahkan .
Tapi itu semua harus aku jalani
Dengan penuh rasa syukur
Karena itu semua adalah jalan
Kehidupan ku ...
just an admirer
I was all alone
A sad song I sang is all my tone
I never knew you are there
Listening to my pitiful sound
Your beauty are strange
A warm brown eyes shine
Soft lips as if I knew it before
Sea wave your long hair
Oh dear strange foreign beauty
Don't you know this is what I've been thinking now
Just kiss me awhile there
For I am not your lover
Here myself as your humble secret admirer
Don't mind your boyfriend there
As he would know how to hold his anger
Your smile never fade
Even in the darkness life can get
While your heart for someone else
You gave him such care more than smile
I sang a song of you
As painful as I get
Hoping of happiness for you
While this melody flowing through
Oh dear strange foreign beauty
Don't you know this is what I've been singing through
Just kiss me awhile there
For I am not your lover
Here myself as your humble secret admirer
Don't mind your boyfriend there
As he would know how to hold his anger
Just kiss me awhile there
For my end has come near
My love of my life that I fear
Don't mind my presence here
Just a song from your admirer
With a pitiful sound so your boyfriend hear
A sad song I sang is all my tone
I never knew you are there
Listening to my pitiful sound
Your beauty are strange
A warm brown eyes shine
Soft lips as if I knew it before
Sea wave your long hair
Oh dear strange foreign beauty
Don't you know this is what I've been thinking now
Just kiss me awhile there
For I am not your lover
Here myself as your humble secret admirer
Don't mind your boyfriend there
As he would know how to hold his anger
Your smile never fade
Even in the darkness life can get
While your heart for someone else
You gave him such care more than smile
I sang a song of you
As painful as I get
Hoping of happiness for you
While this melody flowing through
Oh dear strange foreign beauty
Don't you know this is what I've been singing through
Just kiss me awhile there
For I am not your lover
Here myself as your humble secret admirer
Don't mind your boyfriend there
As he would know how to hold his anger
Just kiss me awhile there
For my end has come near
My love of my life that I fear
Don't mind my presence here
Just a song from your admirer
With a pitiful sound so your boyfriend hear
aku kehilangannya
Kadang…
Ada cocok dalam Hati
Namun,semuanya tak sejalan
Ia menutup diri tak seperti biasanya
Entah,apa yang hadir dalam Hidupnya kini
Ada kehilangan untuk mengerti Dirinya
Saat ini…
Kadang…
Ingin sekali mendengar kembali
Ia berucap, meskipun tak berarti
Mungkin, Ia menahan semua itu
Atau kini Ia tak ingin berungkap padaku lagi
Seperti sediakala…
Ada cocok dalam Hati
Namun,semuanya tak sejalan
Ia menutup diri tak seperti biasanya
Entah,apa yang hadir dalam Hidupnya kini
Ada kehilangan untuk mengerti Dirinya
Saat ini…
Kadang…
Ingin sekali mendengar kembali
Ia berucap, meskipun tak berarti
Mungkin, Ia menahan semua itu
Atau kini Ia tak ingin berungkap padaku lagi
Seperti sediakala…
kau yang aqu kenang
Selamanya akan memmbekas luka dalam hatiku
berkecamuk rasa tak menentu
dicintai salah,mencintaipun juga salah
terkadang ingin bebas,lepas dan terhempas
di mana tidak ada penderitaan
Tapi duniaku penuh dengan penyesalan
tetesan air mata akan kekejaman
tempat dimana aku menyayangi orang yang begitu aku cinta
kini dia meninggalkanku dengan kehidupannya yang tak perna aku tau
dia menilai keseriusanku yang tak bearti apa-apa baginya
dia adalah jarum yang menancap di hatiku
Meski kau bagiku yang terindah
tapi sanyang !?
kau tercipta bukan untuk aku miliki
kau seperti bunga mawar bagiku
karna kecantikan mahkotamu membuat aku berat melepaskanmu
meski gucuran darah initerus mengalir karena durimu
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan
aku belajar mengalah dari sebuah keegoisan
aku belajar tegar dari sebuah kehilangan
Sepi bukan bearti hilang
diam bukan bearti lupa
jika kamu tidak punya waktu untuk aku
aku akan mengerti
jika kamu menemukan cinta lagi
aku juga akan mengerti
tapi jika suatu hari nanti aku berhenti mencintaimu
itulah giliranmu untuk mengerti
berkecamuk rasa tak menentu
dicintai salah,mencintaipun juga salah
terkadang ingin bebas,lepas dan terhempas
di mana tidak ada penderitaan
Tapi duniaku penuh dengan penyesalan
tetesan air mata akan kekejaman
tempat dimana aku menyayangi orang yang begitu aku cinta
kini dia meninggalkanku dengan kehidupannya yang tak perna aku tau
dia menilai keseriusanku yang tak bearti apa-apa baginya
dia adalah jarum yang menancap di hatiku
Meski kau bagiku yang terindah
tapi sanyang !?
kau tercipta bukan untuk aku miliki
kau seperti bunga mawar bagiku
karna kecantikan mahkotamu membuat aku berat melepaskanmu
meski gucuran darah initerus mengalir karena durimu
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan
aku belajar mengalah dari sebuah keegoisan
aku belajar tegar dari sebuah kehilangan
Sepi bukan bearti hilang
diam bukan bearti lupa
jika kamu tidak punya waktu untuk aku
aku akan mengerti
jika kamu menemukan cinta lagi
aku juga akan mengerti
tapi jika suatu hari nanti aku berhenti mencintaimu
itulah giliranmu untuk mengerti
cinta tak di anggap
Aku berdiri di atas sayup-sayup senja
Mencari cinta dan ketulusan yang sesungguhnya
Di keindahan gerimis senja yang memberiku setetes harapan
Aku mengenalmu karena cinta
Aku mencarimu karena cinta
Aku bersamamu juga karena cinta
Dan jika aku harus merelakanmu karena cinta, aku pun juga harus rela
Mungkin bahagiamu bukan untukku
Cintamu tak tercipta untukku
Dan hatimu tercipta hanya untuk Dia
Orang yang selalu mendapatkan perhatian darimu
Sesungguhnya aku tak pernah menyangka kau lakukan ini padaku
Kau tega menduakanku dan tak pernah mengakuiku
Apa tak pernah kau bayangkan betapa sakitnya aku tak pernah kau anggap
Sepenuhnya aku mengerti, kau tak akan bisa mencintaiku seperti kau mencintainya
Aku juga tak akan pernah memaksamu untuk kembali ke pelukanku
Karena aku tau cinta itu tak harus memiliki,
Tapi percayalah...
Sepenuh hati ini, sepenuh raga ini, hanya milikmu
Aku akan selalu mencintaimu
Hingga mata terpejam
Nafas berhenti
Jiwa meninggalkan raga
Kamu kan selalu di hatiku
Mencari cinta dan ketulusan yang sesungguhnya
Di keindahan gerimis senja yang memberiku setetes harapan
Aku mengenalmu karena cinta
Aku mencarimu karena cinta
Aku bersamamu juga karena cinta
Dan jika aku harus merelakanmu karena cinta, aku pun juga harus rela
Mungkin bahagiamu bukan untukku
Cintamu tak tercipta untukku
Dan hatimu tercipta hanya untuk Dia
Orang yang selalu mendapatkan perhatian darimu
Sesungguhnya aku tak pernah menyangka kau lakukan ini padaku
Kau tega menduakanku dan tak pernah mengakuiku
Apa tak pernah kau bayangkan betapa sakitnya aku tak pernah kau anggap
Sepenuhnya aku mengerti, kau tak akan bisa mencintaiku seperti kau mencintainya
Aku juga tak akan pernah memaksamu untuk kembali ke pelukanku
Karena aku tau cinta itu tak harus memiliki,
Tapi percayalah...
Sepenuh hati ini, sepenuh raga ini, hanya milikmu
Aku akan selalu mencintaimu
Hingga mata terpejam
Nafas berhenti
Jiwa meninggalkan raga
Kamu kan selalu di hatiku
sebuah senyuman yang berakhir dengan air mata
Aku diam dalam kepedihan ini
aku bisu dalam keheningan ini
ku tak rasakan kehangatan mentari
ku tak dapat rasakan hangatnya sentuhanmu
Ku tak tau apa yang aku rasakan saat ini
semua terjadi beditu saja
semua berlalu dengan cepat
Awalnya kau buat sempurna dimataku
kau buat sempurna semua
hingga aku mulai terlena dengan ini semua
aku terlena dengan hangatnya cintamu
dengan indahnya cinta, kasihmu
yang sudah ekian lama aku inginkan darimu
Tapi sekian lama kita bersama
kita jalani semua, kukira kau kan setia
seperti aku yang mencoba setia untukmu
setia mendampingimu
namun semua itu sirna....
Setelah kau hancurkan semua
semua cinta, kasihku, dan harapanku
teganya kau duakanku dengan dia
kau hianati cinta kita demi dia
Dan mungkin ini memang takdir kita,
takdir kita yang tak mungkin pernah bisa bersatu
Biarkanlah ini semua menjadi suatu kenangn termanis untukku
dan biarkan aku kenang semua ini untuk diriku sendiri
Dan maafkan aku yang tak sempurna untukmu
maafkan aku sayankku..,
aku akan slalu mencintaimu, meski kau tlah sakitiku..,
aku bisu dalam keheningan ini
ku tak rasakan kehangatan mentari
ku tak dapat rasakan hangatnya sentuhanmu
Ku tak tau apa yang aku rasakan saat ini
semua terjadi beditu saja
semua berlalu dengan cepat
Awalnya kau buat sempurna dimataku
kau buat sempurna semua
hingga aku mulai terlena dengan ini semua
aku terlena dengan hangatnya cintamu
dengan indahnya cinta, kasihmu
yang sudah ekian lama aku inginkan darimu
Tapi sekian lama kita bersama
kita jalani semua, kukira kau kan setia
seperti aku yang mencoba setia untukmu
setia mendampingimu
namun semua itu sirna....
Setelah kau hancurkan semua
semua cinta, kasihku, dan harapanku
teganya kau duakanku dengan dia
kau hianati cinta kita demi dia
Dan mungkin ini memang takdir kita,
takdir kita yang tak mungkin pernah bisa bersatu
Biarkanlah ini semua menjadi suatu kenangn termanis untukku
dan biarkan aku kenang semua ini untuk diriku sendiri
Dan maafkan aku yang tak sempurna untukmu
maafkan aku sayankku..,
aku akan slalu mencintaimu, meski kau tlah sakitiku..,
kesetiaan
enyap ampa ku sadari,
hancur dimakan sepi,
sunyi selalu menghampiri,
kenangan yang menusuk hati....
Indah cinta mu cepat berlalu,
kesepian terendam dalam diri ku,
hanyut sudah mengharubiru di kalbu,
cinta ini terus menyiksa ku....
Setiaan mu bagai angin,
mudah pergi kearah yang laen,
cinta mu hanya di biir saja,
dihati kenyataan nya laen pula...
hancur dimakan sepi,
sunyi selalu menghampiri,
kenangan yang menusuk hati....
Indah cinta mu cepat berlalu,
kesepian terendam dalam diri ku,
hanyut sudah mengharubiru di kalbu,
cinta ini terus menyiksa ku....
Setiaan mu bagai angin,
mudah pergi kearah yang laen,
cinta mu hanya di biir saja,
dihati kenyataan nya laen pula...
Kamis, 11 Desember 2014
Perbedaan
Saat awal bertemu dengannya
Aku takut akan perhatiannya
Saat kedua kali bertemu dengannya
Aku terkesan akan kejujurannya
Setiap kali aku bertemu dan bersama dengannya
Aku rasakan kehangatan hatinya
Walau kami tahu
kami berdua berbeda
Akan tetapi
Bila Tuhan berkehendak kami bersama
Kami berdua takkan menyia-nyiakannya
Kami berdua akan terus bersyukur atas waktu yang diberikan-Nya
Karena telah mempertemukan kami dalam perbedaan
Aku takut akan perhatiannya
Saat kedua kali bertemu dengannya
Aku terkesan akan kejujurannya
Setiap kali aku bertemu dan bersama dengannya
Aku rasakan kehangatan hatinya
Walau kami tahu
kami berdua berbeda
Akan tetapi
Bila Tuhan berkehendak kami bersama
Kami berdua takkan menyia-nyiakannya
Kami berdua akan terus bersyukur atas waktu yang diberikan-Nya
Karena telah mempertemukan kami dalam perbedaan
dunia berputar
Ku tau
Dunia ini
Pasti Berputar
Ku ingin
Detik ini
Berharga bagimu
Ikhlas dan menjalaninya
SEpenuh hati
Menjadi kunci
Hatimu
Berputar dan berubah
Diatas dan di bawah
Hidup ini seperti jam
Hidup jalani ke depan
Ku berdoa untukmu
Dengan menggetarkan jiwa
menjadi
berubah dan berputar
Dari belenggu ini
Diatas itu indah
Dibawah geram
Dunia pasti berputar
Dunia ini
Pasti Berputar
Ku ingin
Detik ini
Berharga bagimu
Ikhlas dan menjalaninya
SEpenuh hati
Menjadi kunci
Hatimu
Berputar dan berubah
Diatas dan di bawah
Hidup ini seperti jam
Hidup jalani ke depan
Ku berdoa untukmu
Dengan menggetarkan jiwa
menjadi
berubah dan berputar
Dari belenggu ini
Diatas itu indah
Dibawah geram
Dunia pasti berputar
Hanya aquu
Lihatlah malam ini
Ada arti yang tak kau dapat dari semua kecuali aku
Masih sepikah bintang dilangit sana?
Tengoklah jiwamu, aku lebih bisa mewarnaimu
Adakah pernah kau merasa sepi?
Mungkin saat waktu belum menghadirkanku
Kecenderungamu memang terus meragu
Alasan ku adalah terlihat betapa seharusnya kebahagiaan ini milikmu
Jangan membual untuk tak merasa tersanjung
Siapa yang tak cemburu melihat dua sejoli bahagia
Apa salahnya memuji diri membuat kekasih makin setia
Baru sadarkah hanya aku yang bisa?
Tak ada harganya karena terlalu mahal kau lewatkan masa ini
Lihatlah keatas langit, jangan takut pada apa yang belum terjadi
Ingatlah selalu bahwa engkau ternyata mencintaiku
Ada arti yang tak kau dapat dari semua kecuali aku
Masih sepikah bintang dilangit sana?
Tengoklah jiwamu, aku lebih bisa mewarnaimu
Adakah pernah kau merasa sepi?
Mungkin saat waktu belum menghadirkanku
Kecenderungamu memang terus meragu
Alasan ku adalah terlihat betapa seharusnya kebahagiaan ini milikmu
Jangan membual untuk tak merasa tersanjung
Siapa yang tak cemburu melihat dua sejoli bahagia
Apa salahnya memuji diri membuat kekasih makin setia
Baru sadarkah hanya aku yang bisa?
Tak ada harganya karena terlalu mahal kau lewatkan masa ini
Lihatlah keatas langit, jangan takut pada apa yang belum terjadi
Ingatlah selalu bahwa engkau ternyata mencintaiku
karena kami ingin bermimpi
Mimpi
Awalnya hanyalah sebuah angan
Lalu terngiang tak karuan dalam hayalan
Akhirnya hati tergerak tuk meraih
Keinginan tetaplah keinginan
Namun keinginan bisa bergarak
Menjadi sesuatu yang lebih
Disaat kita sudah meraih sebagian
Berjalan
Berlari
Berbagi
Kita lakukan di sini
Kita bertengkar, tertawa, menangis, terharu
Kita sama sama terbuai dalam mimpi
Mimpi kita semua indah
Mimpi jadi kenyataan kala terbangun nanti
Tergantung siapa lebih dulu menemulan jalan
Atau siapa yang memilih jalan pintas
Sebentar lagi kita tak bersama lagi
Kutempuh jalanku dan kalian tempuh jalan kalian
Di sini aku ingin terbangun
Namun aku masih terbuai
Tapi kita kan selalu kembali
Dengan genggaman angan yang nyata
Bersama mencari mimpi
Berpisah meraih mimpi
Kembali membawa mimpi
Awalnya hanyalah sebuah angan
Lalu terngiang tak karuan dalam hayalan
Akhirnya hati tergerak tuk meraih
Keinginan tetaplah keinginan
Namun keinginan bisa bergarak
Menjadi sesuatu yang lebih
Disaat kita sudah meraih sebagian
Berjalan
Berlari
Berbagi
Kita lakukan di sini
Kita bertengkar, tertawa, menangis, terharu
Kita sama sama terbuai dalam mimpi
Mimpi kita semua indah
Mimpi jadi kenyataan kala terbangun nanti
Tergantung siapa lebih dulu menemulan jalan
Atau siapa yang memilih jalan pintas
Sebentar lagi kita tak bersama lagi
Kutempuh jalanku dan kalian tempuh jalan kalian
Di sini aku ingin terbangun
Namun aku masih terbuai
Tapi kita kan selalu kembali
Dengan genggaman angan yang nyata
Bersama mencari mimpi
Berpisah meraih mimpi
Kembali membawa mimpi
tentang kau
Kau
Seumpama bintang pada malam
Memberi titik terang pada gelap hati
Merayu mata dengan diam-diam
Dalam tatapan yang perlahan kau curi
Kau
Seumpama pelangi pada bias hujan
Berwarna-warni penuh pesona
Ajariku hikmah tabir kepedihan
Kan tersibak sejuta makna
Kau
Seumpama jingga pada senja
Terlukis indah dicakrawala
Membangunkanku dikala pagi
Tuk sholat subuh ibadatkan diri
Dan kau
Tentang kau yang selalu hidup disanubariku
Aku sangat mencintaimu
Seumpama bintang pada malam
Memberi titik terang pada gelap hati
Merayu mata dengan diam-diam
Dalam tatapan yang perlahan kau curi
Kau
Seumpama pelangi pada bias hujan
Berwarna-warni penuh pesona
Ajariku hikmah tabir kepedihan
Kan tersibak sejuta makna
Kau
Seumpama jingga pada senja
Terlukis indah dicakrawala
Membangunkanku dikala pagi
Tuk sholat subuh ibadatkan diri
Dan kau
Tentang kau yang selalu hidup disanubariku
Aku sangat mencintaimu
seuntai kata
Seuntai kata
Buat kamu yang maksud
Buat kamu malaikatku
malam ini, dan di malam yang sesunyi ini ingin ku ungkapkan segalannya
Dengarkanlah sebentar saja,
aku tak memintamu untuk bicara atau berkata
dengarkan saja
pejamkan matamu
rasakan apa yang ku rasa Sampai saat ini, aku masih mencintai, aku telah berdosa
Dan bahkan aku sudah hina di mata tuhan
Tapi apa dayaku
apabila cinta ini begitu tulus mencintaimu
cinta ini ada tanpa ku minta
rasa singgah tanpa ku duga
semua terjadi begitu cepat
seperti pertama kau peluk aku. Aku sangat merindukanmu
oh malaikatku
Aku tak bisa jalani waktu tanpamu
bahkan aku rapuh
Namun sebelum semua jauh lebih dari ini aku harus belajar untuk hidup tanpa senyum mu lagi
Bahkan sampai kapanpun rasa ini izinkan selamannya di hati
“Aishiteru”
sebuah kata yang tak bisa ku artikan lagi
Semoga engkau bahagia dengan apa yang engkau rangkai di setiap jalanmu
Jangan pernah ragu untuk melangkah menerjang badai kehidupan ku doakan tuhan selalu menyertaimu
Maaf bila aku pernah melukis luka di hatimu
secara sengaja atau tak sengaja
Biarkan saja semua ada tinggal kenangan Seperti rumput yang kita jabut dari tanah waktu itu
Rumput itu mungkin bisa tumbuh lagi, tapi tidak akan kembali seperti rumput yang lama Terimakasih untuk semua
Take care
Be happy to you
Buat kamu yang maksud
Buat kamu malaikatku
malam ini, dan di malam yang sesunyi ini ingin ku ungkapkan segalannya
Dengarkanlah sebentar saja,
aku tak memintamu untuk bicara atau berkata
dengarkan saja
pejamkan matamu
rasakan apa yang ku rasa Sampai saat ini, aku masih mencintai, aku telah berdosa
Dan bahkan aku sudah hina di mata tuhan
Tapi apa dayaku
apabila cinta ini begitu tulus mencintaimu
cinta ini ada tanpa ku minta
rasa singgah tanpa ku duga
semua terjadi begitu cepat
seperti pertama kau peluk aku. Aku sangat merindukanmu
oh malaikatku
Aku tak bisa jalani waktu tanpamu
bahkan aku rapuh
Namun sebelum semua jauh lebih dari ini aku harus belajar untuk hidup tanpa senyum mu lagi
Bahkan sampai kapanpun rasa ini izinkan selamannya di hati
“Aishiteru”
sebuah kata yang tak bisa ku artikan lagi
Semoga engkau bahagia dengan apa yang engkau rangkai di setiap jalanmu
Jangan pernah ragu untuk melangkah menerjang badai kehidupan ku doakan tuhan selalu menyertaimu
Maaf bila aku pernah melukis luka di hatimu
secara sengaja atau tak sengaja
Biarkan saja semua ada tinggal kenangan Seperti rumput yang kita jabut dari tanah waktu itu
Rumput itu mungkin bisa tumbuh lagi, tapi tidak akan kembali seperti rumput yang lama Terimakasih untuk semua
Take care
Be happy to you
hujan
Kala hujan datang
Senyum itu tampak nyata
Suara hujan
Membuat hati ini tidak sepi
Aku merasa bahagia
Ketika hujan datang
Aku menatap hujan sangat dalam
Dan aku merasakan indahnya hujan
Hujan
Ingin aku bersamanya
Melewati sedih ku
Melewati bahagia ku
Bermain bersama
Tapi aku sadar
Hujan pasti meninggalkan ku
Aku takut perpisahan
Tapi apapun yang terjadi pasti ada perpisahan
Dan saat aku ingat itu
Aku menjauh dari hujan bukan berarti aku benci
Tapi aku takut hujan mengecewakan ku.
Senyum itu tampak nyata
Suara hujan
Membuat hati ini tidak sepi
Aku merasa bahagia
Ketika hujan datang
Aku menatap hujan sangat dalam
Dan aku merasakan indahnya hujan
Hujan
Ingin aku bersamanya
Melewati sedih ku
Melewati bahagia ku
Bermain bersama
Tapi aku sadar
Hujan pasti meninggalkan ku
Aku takut perpisahan
Tapi apapun yang terjadi pasti ada perpisahan
Dan saat aku ingat itu
Aku menjauh dari hujan bukan berarti aku benci
Tapi aku takut hujan mengecewakan ku.
Dia
Dia datang dengan senyuman.
Tetapi ia datang tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu
Dia begitu indah
Dia begitu sempurna dimataku
Dia yg memberiku rasa yg t’lah lama aku lupakan
Dia yg mengobati luka hati ini
Dia yg kembali melukis pelangi yg t’lah lama memudar dihati
Tetapi kini dia pergi tanpa pamit
Tanpa sepatah katapun ia ucapkan padaku
Tapi biarlah jika memang dia harus pergi
Mungkin dia memang bukan seseorang yg tlah tuhan ciptakan untuk ku
Tuhan tlah mengambilnya kembali dari hidup ku
Karna ia tau bahwa dirinya tercipta bukan untuk ku ‘)
Tetapi ia datang tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu
Dia begitu indah
Dia begitu sempurna dimataku
Dia yg memberiku rasa yg t’lah lama aku lupakan
Dia yg mengobati luka hati ini
Dia yg kembali melukis pelangi yg t’lah lama memudar dihati
Tetapi kini dia pergi tanpa pamit
Tanpa sepatah katapun ia ucapkan padaku
Tapi biarlah jika memang dia harus pergi
Mungkin dia memang bukan seseorang yg tlah tuhan ciptakan untuk ku
Tuhan tlah mengambilnya kembali dari hidup ku
Karna ia tau bahwa dirinya tercipta bukan untuk ku ‘)
kisah hati
saat kumelihat ke belakang
melihat masalaluku
yang kudapat hanya bayangmu
yang dulu sempat singgah di hatiku
kini ku coba terus berjalan
menikmati apa yang telah tuhan berikan
namun,seiring jalan yang ku lewati
tak pernah hati ini ada yang menemani
kini baru kusadari
ternyata tak ada yang lebih peduli
yang menyayangiku dengan sepenuh hati
setelah kau pergi
baru kusadari
engkaulah bidadari yg seharusnya menemani
kini semua telah berlalu
kucoba mengikhlaskan dirimu
bersama pilihan hatimu
karena ku yakin itu yang terbaik untumu
untuk diriku,
banyak pelajaran dari kisah masalalu
baik saat suka ataupun duka
kini lihatlah jauh ke depan
menuju masa depanmu
disana ada bidadari lain
yang menanti hadirmu
di esok hari.
melihat masalaluku
yang kudapat hanya bayangmu
yang dulu sempat singgah di hatiku
kini ku coba terus berjalan
menikmati apa yang telah tuhan berikan
namun,seiring jalan yang ku lewati
tak pernah hati ini ada yang menemani
kini baru kusadari
ternyata tak ada yang lebih peduli
yang menyayangiku dengan sepenuh hati
setelah kau pergi
baru kusadari
engkaulah bidadari yg seharusnya menemani
kini semua telah berlalu
kucoba mengikhlaskan dirimu
bersama pilihan hatimu
karena ku yakin itu yang terbaik untumu
untuk diriku,
banyak pelajaran dari kisah masalalu
baik saat suka ataupun duka
kini lihatlah jauh ke depan
menuju masa depanmu
disana ada bidadari lain
yang menanti hadirmu
di esok hari.
dulu kawan sekarang lawan
Kawan…
Disaat dirimu tersenyum
Ku lempar senyum manis kepadamu
Senyum penuh kehangatan
Rasa kegembiraan
Dulu…
Kau begitu sangat manis
Semanis pribadiku
Bak cokelat madu
Tetapi…
Mengapa kau jadi begini?
Pribadimu berubah
Menghianati diri ini
Apa salahku kawan?
Disaat diriku terdiam
Kau mencari gara gara
Saat diriku melawan
Kau pojokkan diriku
Apa maumu?
Perasaanku mulai menangis
Aku menjerit
Kau tertawa
Inikah maumu, kawan?
Perasaanku mulai tersesat
Jiwaku mulai tersendat
Diriku mulai kesetanan
Dan akupun hancur,
Karena kau!
Kuingatkan satu hal padamu!
Jangan pernah salahkan aku!
Dan jangan pernah menyesalinya!
Yakin…
Akukan membalasmu
Mengutukmu
Membunuhmu
Dan mengubahmu menjadi sebongkah batu
Disaat dirimu tersenyum
Ku lempar senyum manis kepadamu
Senyum penuh kehangatan
Rasa kegembiraan
Dulu…
Kau begitu sangat manis
Semanis pribadiku
Bak cokelat madu
Tetapi…
Mengapa kau jadi begini?
Pribadimu berubah
Menghianati diri ini
Apa salahku kawan?
Disaat diriku terdiam
Kau mencari gara gara
Saat diriku melawan
Kau pojokkan diriku
Apa maumu?
Perasaanku mulai menangis
Aku menjerit
Kau tertawa
Inikah maumu, kawan?
Perasaanku mulai tersesat
Jiwaku mulai tersendat
Diriku mulai kesetanan
Dan akupun hancur,
Karena kau!
Kuingatkan satu hal padamu!
Jangan pernah salahkan aku!
Dan jangan pernah menyesalinya!
Yakin…
Akukan membalasmu
Mengutukmu
Membunuhmu
Dan mengubahmu menjadi sebongkah batu
engkaulah surga qu
Hari ini aku bertanya
Untuk diriku sendiri
Sederhana, tapi tak sesederhana itu
Untuk menjawabnya
Butuh waktu
Perjuangan
Kesungguhan
Entah...apa lagi
Tanya yang harus ku jawab
Dengan, benar..pasti
Hingga ku yakin
Itu...pasti benar
Tuhan..Engkau bilang
Surga ditelapak kaki ibu
Makna yang terbalut bahasa
Yang sulit ku terjemahkan
Biarkan ku coba mencari
Mulai hari ini..dan seterusnya.
Hingga kuberhenti
Kudapati semua jawab
Ibu...
Ijinkan aku mencari Surgamu
Yang masih rapat...tersimpan
Diantara rimbun belantara hidup
Ibu...
Kumohon petuahmu
Apa kan kubuat
Untuk bahagiamu
Ibu...
Tunjukkanlah
Arah mana kan ku tuju
Timur, selatan, barat atau utara
Tuk kudapat ungkap semua-jawab
By: Wong Alasan
Untuk diriku sendiri
Sederhana, tapi tak sesederhana itu
Untuk menjawabnya
Butuh waktu
Perjuangan
Kesungguhan
Entah...apa lagi
Tanya yang harus ku jawab
Dengan, benar..pasti
Hingga ku yakin
Itu...pasti benar
Tuhan..Engkau bilang
Surga ditelapak kaki ibu
Makna yang terbalut bahasa
Yang sulit ku terjemahkan
Biarkan ku coba mencari
Mulai hari ini..dan seterusnya.
Hingga kuberhenti
Kudapati semua jawab
Ibu...
Ijinkan aku mencari Surgamu
Yang masih rapat...tersimpan
Diantara rimbun belantara hidup
Ibu...
Kumohon petuahmu
Apa kan kubuat
Untuk bahagiamu
Ibu...
Tunjukkanlah
Arah mana kan ku tuju
Timur, selatan, barat atau utara
Tuk kudapat ungkap semua-jawab
By: Wong Alasan
puisi ulang tahun ibu qu
Bunda..
Engkau pecahkan kegalauan yang selalu membuatku jatuh..
Engkau bagai penopang raga yang mulai runtuh..
Engkau memberi semua yang kami butuhkan..
tapi kami, ketika engkau butuhpun kami belum menyadari..
Bunda..
kau buang waktumu tanpa lelah untuk kami..
Kau buat kasih sayang itu menjadi kebiasaan yang sering kami lupakan..
Engkau memberi tanpa kami meminta..
Engkau guyurkan siraman kasih yang tiada tandingannya..
Bunda..
Andai perasaan ini sepeka hatimu.,.
setegas kasihmu..
Semampu dan selalu ada untuk kami anakmu..
kan kurubah segala yang menajadi kesalmu..
kan ku coba merengkuh rasa yang sering kau berikan kepadaku..
Diatas langit yang tak terbatas..
kau topangkan kasihmu tanpa merasa lelah..
Trimakasih Bunda.. terimakasih telah menjagaku hingga dewasa..
Memberikanku seluruh cinta tanpa putus asa..
dengan cintamu, aku merasakan kekuatan yang sungguh luar biasa..
Love you Mom, aku gak akan pernah bisa membalas seperti cinta dan kasih yang telah engkau berikan kepadaku, Sampai kapanpun!
Engkau pecahkan kegalauan yang selalu membuatku jatuh..
Engkau bagai penopang raga yang mulai runtuh..
Engkau memberi semua yang kami butuhkan..
tapi kami, ketika engkau butuhpun kami belum menyadari..
Bunda..
kau buang waktumu tanpa lelah untuk kami..
Kau buat kasih sayang itu menjadi kebiasaan yang sering kami lupakan..
Engkau memberi tanpa kami meminta..
Engkau guyurkan siraman kasih yang tiada tandingannya..
Bunda..
Andai perasaan ini sepeka hatimu.,.
setegas kasihmu..
Semampu dan selalu ada untuk kami anakmu..
kan kurubah segala yang menajadi kesalmu..
kan ku coba merengkuh rasa yang sering kau berikan kepadaku..
Diatas langit yang tak terbatas..
kau topangkan kasihmu tanpa merasa lelah..
Trimakasih Bunda.. terimakasih telah menjagaku hingga dewasa..
Memberikanku seluruh cinta tanpa putus asa..
dengan cintamu, aku merasakan kekuatan yang sungguh luar biasa..
Love you Mom, aku gak akan pernah bisa membalas seperti cinta dan kasih yang telah engkau berikan kepadaku, Sampai kapanpun!
aku mencintaimu karena allah
Ajari aku cinta untuk bersabar..
Untuk menemukan Imam yang benar..
Untuk menjaga segala kemuslimahanmu..
Mengangkat derajat keimananku..
Serta membawaku dalam Indahnya agama Allah..
Ajari aku cinta untuk bertahan..
Pada kebaikan..
Pada keistiqomahan..
Pada Indahnya sendiri tanpa sentuhan haram..
Pada keindahan Cinta yang selalu terpendam..
Ajari aku cinta..
Seperti Para makhluk tuhan yang selalu berdzikir..
Seperti Hamba-hamba Tuhan yang selalu berfikir..
Di jauhkan dari manusia-manisa kafir..
Dan selalu ada dalam kerendahan hati tanpa kikir..
Ajari aku Cinta..
Aku ingin memilikimu karena TuhanMu, Allah..
Aku ingin menjadi pendampingmu karena Ajaran TuhanMu, Allah..
Aku ingin mencintai dan melengkapai kehidupanku juga hanya ada di jalan TuhanMu, Allah..
Demi Cintaku padamu, Karena Allah..
Hanya Karena TuhanMu, Allah..
Jadilah Imamku yang sempurna..
Yang selalu mencari cinta di jalan TuhanMu, Allah..
Untukmu Yang akan menjadi Imamku..
Untuk menemukan Imam yang benar..
Untuk menjaga segala kemuslimahanmu..
Mengangkat derajat keimananku..
Serta membawaku dalam Indahnya agama Allah..
Ajari aku cinta untuk bertahan..
Pada kebaikan..
Pada keistiqomahan..
Pada Indahnya sendiri tanpa sentuhan haram..
Pada keindahan Cinta yang selalu terpendam..
Ajari aku cinta..
Seperti Para makhluk tuhan yang selalu berdzikir..
Seperti Hamba-hamba Tuhan yang selalu berfikir..
Di jauhkan dari manusia-manisa kafir..
Dan selalu ada dalam kerendahan hati tanpa kikir..
Ajari aku Cinta..
Aku ingin memilikimu karena TuhanMu, Allah..
Aku ingin menjadi pendampingmu karena Ajaran TuhanMu, Allah..
Aku ingin mencintai dan melengkapai kehidupanku juga hanya ada di jalan TuhanMu, Allah..
Demi Cintaku padamu, Karena Allah..
Hanya Karena TuhanMu, Allah..
Jadilah Imamku yang sempurna..
Yang selalu mencari cinta di jalan TuhanMu, Allah..
Untukmu Yang akan menjadi Imamku..
itu aku
Yang
Terasing dari pandangan Terbuang dari etika kebersamaan Yang kini harus
menunggu Itu aku Yang kini harus pergi Mencari tempat sunyi Menjauh dari
mata-mata ambigu Itu juga aku Aku terima perdaban ini Dimana tempat aku
mengadu Muntahkan onggokan duka Tumpahkan murka dimuka jiwa Jika bumi
ini harus berhenti Maka aku juga yang takpunya tempat berdiri Kini aku
hanya merasa Dan harus bisa yakin Dihadapannya aku juga punya...
doa mu ibu
ibu...!
Aku tahu...
Semua letihmu itu tulus
Dan...akupun tahu
Bukan apa-apa yang engkau ingin
Engkau tak pernah inginkan apa-apa
Ibu...!
Dulu engkau pernah bilang
Cepatlah besar anakku !
Jadilah engkau orang besar
Yang membesarkan hati Ibu
Ibu...!
Semua hebatku
Tak kan pernah ada
Tanpa ikhlas pengorbananmu
Ibu...!
Sabdamu adalah do'a
Do'a yang nyaring terdengar
Dan pasti... didengar !
Bukan gelimang harta tuk membalas
Bukan pula, tahta dan mahkota
Bhakti, taat... menjaga hati
Itu saja...cari dan mesti kau beri
Aku tahu...
Semua letihmu itu tulus
Dan...akupun tahu
Bukan apa-apa yang engkau ingin
Engkau tak pernah inginkan apa-apa
Ibu...!
Dulu engkau pernah bilang
Cepatlah besar anakku !
Jadilah engkau orang besar
Yang membesarkan hati Ibu
Ibu...!
Semua hebatku
Tak kan pernah ada
Tanpa ikhlas pengorbananmu
Ibu...!
Sabdamu adalah do'a
Do'a yang nyaring terdengar
Dan pasti... didengar !
Bukan gelimang harta tuk membalas
Bukan pula, tahta dan mahkota
Bhakti, taat... menjaga hati
Itu saja...cari dan mesti kau beri
ibu
ibu..
kenapa aku menyebutmu ibu..
kenapa aku memanggilmu ibu..
kenapa aku selalu ingin menamakanmu ibu…
Ibu..
karena engkau telah memberi yang tak dapat di beri oleh siapapun..
engkau mengasihi tak sebanding dengan kasih apapun..
engkau juga memberi kehidupan, semangat serta cinta tak seperti cinta siapapun..
Ibu..
aku masih sering melupakanmu..
aku terlalu sering berdosa padamu..
aku bahkan terlalu sering mangampangkan hidupku tanpamu..
Nyatanya aku masih tak bisa hidup tanpamu..
Ibu..
masih banyak kesempatan yang terlewat..
aku masih terlalu egois untuk berani tak membutuhkanmu..
masih sering aku memikirkan yang lain tanpa memperdulikanmu..
dan bahagia itu sering kutinggalkan demi urusan tak pentingku..
Ibu..
Maafkan aku..
maafkan semua khilafku..
maafkan atas keegoisan ini..
tapi aku tau, tanpa memintapun engkau telah memberi..
Selamat Hari Ibu..
Ini harimu, semua manusia mengingatmu..
Engkau agung, Engkau harapanku..
Dan aku akan selalu menyayangimu..
Selamanya..
Karena Engkau kami ada, dan Untuk Ibu kami akan selalu ada
kenapa aku menyebutmu ibu..
kenapa aku memanggilmu ibu..
kenapa aku selalu ingin menamakanmu ibu…
Ibu..
karena engkau telah memberi yang tak dapat di beri oleh siapapun..
engkau mengasihi tak sebanding dengan kasih apapun..
engkau juga memberi kehidupan, semangat serta cinta tak seperti cinta siapapun..
Ibu..
aku masih sering melupakanmu..
aku terlalu sering berdosa padamu..
aku bahkan terlalu sering mangampangkan hidupku tanpamu..
Nyatanya aku masih tak bisa hidup tanpamu..
Ibu..
masih banyak kesempatan yang terlewat..
aku masih terlalu egois untuk berani tak membutuhkanmu..
masih sering aku memikirkan yang lain tanpa memperdulikanmu..
dan bahagia itu sering kutinggalkan demi urusan tak pentingku..
Ibu..
Maafkan aku..
maafkan semua khilafku..
maafkan atas keegoisan ini..
tapi aku tau, tanpa memintapun engkau telah memberi..
Selamat Hari Ibu..
Ini harimu, semua manusia mengingatmu..
Engkau agung, Engkau harapanku..
Dan aku akan selalu menyayangimu..
Selamanya..
Karena Engkau kami ada, dan Untuk Ibu kami akan selalu ada
merindukan mu
Sudah lama tak berjumpa…
Rindu rasa hati ingin berjumpa dengan mu…
Biar pun hati ingin mengatakan benci…
Tapi aku tetap menyayangi mu…
Apa kabar kamu di sana…
Semoga kamu baik-baik saja..
Aku di sini s’lalu merindukan mu…
Apakah kamu di sana juga merindukan aku…
Biar pun kamu jauh di sana…
Aku di sini s’lalu menanti mu..
S’lalu menjaga perasaan cinta dan sayangku untuk mu…
Ya Allah…
Jaga dan lindungilah dia yang di sana…
Sucikan cintanya dan beningkan rasa sayangnya…
Sesuci cintanya pada-Mu..
Sebening rasa sayangnya untuk-Mu…
Ya Allah…
Janganlah Engkau pisahkan kami…
Satukan dan pertemukan kami kembali seperti dulu…
Seperti Engkau satukan dan pertemukan Adam dan Hawa…
Aamiin….
Rindu rasa hati ingin berjumpa dengan mu…
Biar pun hati ingin mengatakan benci…
Tapi aku tetap menyayangi mu…
Apa kabar kamu di sana…
Semoga kamu baik-baik saja..
Aku di sini s’lalu merindukan mu…
Apakah kamu di sana juga merindukan aku…
Biar pun kamu jauh di sana…
Aku di sini s’lalu menanti mu..
S’lalu menjaga perasaan cinta dan sayangku untuk mu…
Ya Allah…
Jaga dan lindungilah dia yang di sana…
Sucikan cintanya dan beningkan rasa sayangnya…
Sesuci cintanya pada-Mu..
Sebening rasa sayangnya untuk-Mu…
Ya Allah…
Janganlah Engkau pisahkan kami…
Satukan dan pertemukan kami kembali seperti dulu…
Seperti Engkau satukan dan pertemukan Adam dan Hawa…
Aamiin….
kerinduan yang mendalam
Dimalam sepi ini aku menatap rindu dibayanganmu
Menatap indah disudut-sudut ingatan pandanganku
Disetiap saat ku berharap ada keajaiban untukku
Yang datang atas kerinduan selama ini kepadamu
Indahnya masa lalu bersamamu, walaupun tergoresnya hatiku
Tapi aku terus berharap dan berharap ada bintang-bintang bersamaku
Tiap detik tetesan airmata ku hanya teringat untukmu
Dan kini air mata ku menjadi sebuah kerinduan yang terdalam
Aku tidak tahu sampai kapan rasa ini berakhir
Karena setiap aku bernafas selalu ada bayanganmu
Aku pun tidak tahu kenapa semua ini terjadi
Apa mungkin aku terlalu merindukanmu hingga dalam hatiku hanya kamu..
Menatap indah disudut-sudut ingatan pandanganku
Disetiap saat ku berharap ada keajaiban untukku
Yang datang atas kerinduan selama ini kepadamu
Indahnya masa lalu bersamamu, walaupun tergoresnya hatiku
Tapi aku terus berharap dan berharap ada bintang-bintang bersamaku
Tiap detik tetesan airmata ku hanya teringat untukmu
Dan kini air mata ku menjadi sebuah kerinduan yang terdalam
Aku tidak tahu sampai kapan rasa ini berakhir
Karena setiap aku bernafas selalu ada bayanganmu
Aku pun tidak tahu kenapa semua ini terjadi
Apa mungkin aku terlalu merindukanmu hingga dalam hatiku hanya kamu..
tenggelam aqu dalam sepi
tenggelam aku dalam kesunyian
terpaku aku dalam kerinduan
kerinduan akan seseorang yg ku sayang
akankah dia akan datang
mengobati hatiku yg sedang bimbang
ku tak mau hatiku hilang
ditiup angin dan diambil orang
kuingin kau yg mimilikinya
karena kau orang yg ku sayang
ku tak mau kau menghilang
cinta ,,,
kasih dan sayang
hanya untukmu seorang ..
jangan biarkan perasaan ini terbang
hidupku kan terasa hampa jikaku tanpa dirimu ..
kau la permata hatiku ,..
penerang jalanku ..
penerang jiwaku ..
rasa rinduku padamu tak bisa lekang
sebelum kau menjadi milikku seorang
aku merindukanmu sayang ..
terpaku aku dalam kerinduan
kerinduan akan seseorang yg ku sayang
akankah dia akan datang
mengobati hatiku yg sedang bimbang
ku tak mau hatiku hilang
ditiup angin dan diambil orang
kuingin kau yg mimilikinya
karena kau orang yg ku sayang
ku tak mau kau menghilang
cinta ,,,
kasih dan sayang
hanya untukmu seorang ..
jangan biarkan perasaan ini terbang
hidupku kan terasa hampa jikaku tanpa dirimu ..
kau la permata hatiku ,..
penerang jalanku ..
penerang jiwaku ..
rasa rinduku padamu tak bisa lekang
sebelum kau menjadi milikku seorang
aku merindukanmu sayang ..
luka kecewa
Perlahan aku berfikir tak akan mengenalnya lagi
Tak seharusnya aku ratapi cinta yang tak semestinya aku sesali
Namun mengapa rasa ini begitu menusuk jiwa ku
Kau berjanji akan tetap menanti ku
Tapi hanya kebohongan yang aku dapati
Kenapa aku harus mempercayai semua ucapan mu?
Aku sudah terlanjur luka
Aku yakin suatu saat kau akan merasakan apa yang ku rasakan
Aku tak ingin mengenal mu lagi
Biarlah sekarang,besok dan seterusnya aku tetap begini
Menikmati detik demi detik perjalanan hidup ku
Tanpa harus merasakan luka yang seperti ini
Tak seharusnya aku ratapi cinta yang tak semestinya aku sesali
Namun mengapa rasa ini begitu menusuk jiwa ku
Kau berjanji akan tetap menanti ku
Tapi hanya kebohongan yang aku dapati
Kenapa aku harus mempercayai semua ucapan mu?
Aku sudah terlanjur luka
Aku yakin suatu saat kau akan merasakan apa yang ku rasakan
Aku tak ingin mengenal mu lagi
Biarlah sekarang,besok dan seterusnya aku tetap begini
Menikmati detik demi detik perjalanan hidup ku
Tanpa harus merasakan luka yang seperti ini
mimpi manis
puisi ini tercipta saat ku teringat dirimu
meski aku sadar,,
keadaan yang membuatku tak bisa memilikimu
tapi aku akan mencoba..
mencoba tuk menepis sebuah mimpi
yang kini telah rapuh dan terkikis
harapku kau kan slalu di sini
menemani sepi di dalam hidupku
meski kadang kita berdua tak sejalan
aku mohon rawatlah cinta yang dulu pernah ada
dan tertanam dalam benak lubuk hatimu
kini ku lalui hari”ku tanpa kasihmu
sepi dan sendiri aku slalu menjaga atas namaku untuk cinta yang tlah kau berikan dalam hati ku
meski aku sadar,,
keadaan yang membuatku tak bisa memilikimu
tapi aku akan mencoba..
mencoba tuk menepis sebuah mimpi
yang kini telah rapuh dan terkikis
harapku kau kan slalu di sini
menemani sepi di dalam hidupku
meski kadang kita berdua tak sejalan
aku mohon rawatlah cinta yang dulu pernah ada
dan tertanam dalam benak lubuk hatimu
kini ku lalui hari”ku tanpa kasihmu
sepi dan sendiri aku slalu menjaga atas namaku untuk cinta yang tlah kau berikan dalam hati ku
doa termanis qu bilang
Ya Allah..
saya malu..
Ketika saya mulai di kalahkan nafsu..
Ya Allah..
Saya sedih..
Ketika setan-setan tertawa terkikih karena saya ringkih..
Ya Allah..
Saya tak kuasa..
bagaimana saya seharusnya..
Bagaimana saya sebenarnya..
Ya Allah..
Saya salah..
Maafkan saya..
Ampuni atas dosa ini..
Dosa manis ku bilang..
Karena mulutku penuh dengan dosa Tuhan..
Ampuni kami yang selalu lalai..
Saya malu dengan diriku..
Dosa termanis yang terlarang..
saya malu..
Ketika saya mulai di kalahkan nafsu..
Ya Allah..
Saya sedih..
Ketika setan-setan tertawa terkikih karena saya ringkih..
Ya Allah..
Saya tak kuasa..
bagaimana saya seharusnya..
Bagaimana saya sebenarnya..
Ya Allah..
Saya salah..
Maafkan saya..
Ampuni atas dosa ini..
Dosa manis ku bilang..
Karena mulutku penuh dengan dosa Tuhan..
Ampuni kami yang selalu lalai..
Saya malu dengan diriku..
Dosa termanis yang terlarang..
ahh..sii pengganggu
Ahh..
Si Pengganggu itu datang lagi!
Merusak kembali pola pikirku
Yang sedang berusaha menjauh darinya
Ahh..
Si Pengganggu itu datang lagi!
Kembali lagi membawa harapan
Aku tak ingin termakan oleh rayuan
Ahh..
Pergilah sana dasar pengganggu!
Aku tak ingin melihatmu lagi!
Sudah kenyang aku dengan gombalanmu!
Ahh..
Kau si Pengganggu
Janganlah bagai dungu!
Kau tak pantas bagiku!
Si Pengganggu itu datang lagi!
Merusak kembali pola pikirku
Yang sedang berusaha menjauh darinya
Ahh..
Si Pengganggu itu datang lagi!
Kembali lagi membawa harapan
Aku tak ingin termakan oleh rayuan
Ahh..
Pergilah sana dasar pengganggu!
Aku tak ingin melihatmu lagi!
Sudah kenyang aku dengan gombalanmu!
Ahh..
Kau si Pengganggu
Janganlah bagai dungu!
Kau tak pantas bagiku!
puisi untuk pacar qu
Semakin banyak cahaya yang berusaha menyinariku,
semakin besar harapku pada sinar cahayamu..
Cintamu takkan pernah tergantikan oleh sosok cahaya manapun,
karena hatiku tlah terkunci
hanya pada sosok terang jiwamu.
Jiwa dan ragaku seolah tlah mati harga
hanya akan menjadi milikmu slamanya..
Takkan sanggup tubuh ini menopang kehidupan
tanpa hadirmu dihidupku.
Takkan sanggup aku hidup jika sosok terangmu pergi meninggalkanku.
Cinta ini murni adanya..
Dan takkan ternoda pada sosok yang mempesona.
Karna slamanya hidupku hanya bersandar padamu, pendamping hidupku.
semakin besar harapku pada sinar cahayamu..
Cintamu takkan pernah tergantikan oleh sosok cahaya manapun,
karena hatiku tlah terkunci
hanya pada sosok terang jiwamu.
Jiwa dan ragaku seolah tlah mati harga
hanya akan menjadi milikmu slamanya..
Takkan sanggup tubuh ini menopang kehidupan
tanpa hadirmu dihidupku.
Takkan sanggup aku hidup jika sosok terangmu pergi meninggalkanku.
Cinta ini murni adanya..
Dan takkan ternoda pada sosok yang mempesona.
Karna slamanya hidupku hanya bersandar padamu, pendamping hidupku.
gadis kerudung
GADIS BERKERUDUNG
Kau datang dengan senyuman
Kau bagai bintang di malam yang gelap
Menerangi jiwaku yg hitam
Wajahmu yg lugu membuatku terbayang akan eloknya wajahmu.
Matamu menenangkan jiwaku yang galau akan sesuatu
ku merasakan ada getaran cinta saat menatapmu.
Ooh Tuhan satukan aq dengan dia
Biarkan aq menatapnya sepanjang waktu
Tak akan ku kecewakan dia
Akan ku buat dia bahagia jika dia
menjadi miliku.
ku butuh dia
Ku ingn menghabiskan waktu bersama dia.
Kau datang dengan senyuman
Kau bagai bintang di malam yang gelap
Menerangi jiwaku yg hitam
Wajahmu yg lugu membuatku terbayang akan eloknya wajahmu.
Matamu menenangkan jiwaku yang galau akan sesuatu
ku merasakan ada getaran cinta saat menatapmu.
Ooh Tuhan satukan aq dengan dia
Biarkan aq menatapnya sepanjang waktu
Tak akan ku kecewakan dia
Akan ku buat dia bahagia jika dia
menjadi miliku.
ku butuh dia
Ku ingn menghabiskan waktu bersama dia.
I was a bird
I was a bird
may you have long known me
because I am often tempt morning
no matter whether you're making out with a dream
I was a bird
maybe you know about me
who never tired of chattering
who never tired of going out with the branches and foliage
I was a bird
first, I was always so
parading flying blood and hope
laden wings of wishful thinking future
while my beak
never let it keep lament
but, O whomever
who secretly bury the sense used
shut me up and insulate my voice
I did not dream again until the hum
but in my mind
I still sing songs of longing
after I lost trees
a joke with friends
Should I lose my life now
ah, the barrel of the gun was
deterrent yet also flay freedom
I do not know how much has been
who robbed my neighbor's life
in the hands of brave lunge
swallowed up the steps smugly
actually, I still want to be familiar with the sun
denounce all sorts of problems
but, that's the end
my days here no more intact
let it be, I proclaim to the world
that is now here
I was a bird
awaits fall
may you have long known me
because I am often tempt morning
no matter whether you're making out with a dream
I was a bird
maybe you know about me
who never tired of chattering
who never tired of going out with the branches and foliage
I was a bird
first, I was always so
parading flying blood and hope
laden wings of wishful thinking future
while my beak
never let it keep lament
but, O whomever
who secretly bury the sense used
shut me up and insulate my voice
I did not dream again until the hum
but in my mind
I still sing songs of longing
after I lost trees
a joke with friends
Should I lose my life now
ah, the barrel of the gun was
deterrent yet also flay freedom
I do not know how much has been
who robbed my neighbor's life
in the hands of brave lunge
swallowed up the steps smugly
actually, I still want to be familiar with the sun
denounce all sorts of problems
but, that's the end
my days here no more intact
let it be, I proclaim to the world
that is now here
I was a bird
awaits fall
matematika cinta
Matematika Cinta
1 + 1 = 2. 2 mata ini ingin selalu melihatmu
12 + 12 = 24 jam aku ingin selalu bersamamu
6 + 1 = 7 hari dalam seminggu selalu ingin mendengarkan suaramu
15 + 15 = 30 hari dalam sebulan aku selalu ingin memelukmu
6 + 6 = 12 bulan dalam setahun aku ingin selalu di sampingmu,
sisa hidupku ingin ku habiskan bersamamu
1 + 1 = 2. 2 mata ini ingin selalu melihatmu
12 + 12 = 24 jam aku ingin selalu bersamamu
6 + 1 = 7 hari dalam seminggu selalu ingin mendengarkan suaramu
15 + 15 = 30 hari dalam sebulan aku selalu ingin memelukmu
6 + 6 = 12 bulan dalam setahun aku ingin selalu di sampingmu,
sisa hidupku ingin ku habiskan bersamamu
ibu
Ibu...
Kau adalah sosok yang sangat berarti dalam hidupku...
Kau adalah pahlawanku,
Begitu besar jasamu ibu dalam menjalankan amanah dari Allah
Untuk merawatku hinggah saat ini
Ibu...
Aku ingin membalas jasamu aku ingin membahagiakanmu,
Aku berjanji untuk itu
Aku butuh do'a mu ibu
Kau adalah sosok yang sangat berarti dalam hidupku...
Kau adalah pahlawanku,
Begitu besar jasamu ibu dalam menjalankan amanah dari Allah
Untuk merawatku hinggah saat ini
Ibu...
Aku ingin membalas jasamu aku ingin membahagiakanmu,
Aku berjanji untuk itu
Aku butuh do'a mu ibu
Sabtu, 06 Desember 2014
ayah
Ayah...
Kadang ku bertanya menggerutu dalam hati Mengapa tak terlontar kata rindu saat
kita berjauhan?
Mengapa tak terucap "anakku sayang" saat kita
berdekatan?
Mengapa tak ku rasakan pelukanmu saat kita berjumpa?
Mengapa tak
kau berikan kecupan hangatmu di keningku lagi? Apakah terlalu tinggi posisi ego
dan gengsi?
Apakah aku tak pantas lagi diperlakukan manis? Entahlah... Tak ku
dapatkan jawaban pasti. Cinta... Tak sekedar apa yg dirasakan Tak sekedar apa
yg diungkapkan Aku hanya butuh perlakuan Bukti nyata cinta dari sosokmu,
Ayah...
Bukan maksudku meragukan Bukan karena dirimu tak meyakinkan
Tapi, ah
sudahlah... Diam diantara mulut dan bahasa tubuh kita mungkin menyimpan rasa yg
begitu...
Tak mampu untuk dilisankan Cukup dirasakan..
happy new year 2015
Jam 10 ...... jam 11… waktu begitu
cepat berlalu…Selamat tinggal 2014…. Selamat Tinggal Kenangan-kenagan 2014..
Selamat datang 2015…
happy new years…semoga sukses selalu !!
Tahun Baru
Tantangan Baru
Tujuan Baru
Masa Depan Baru
Misi Baru
dan Prospek Baru
Semoga sukses menyertaimu di Tahun Baru
Waktu terus berlalu, lembaran demi lembaran telah dilalui.
Coretan demi coretan telah memenuhi,
kadang tak berarti,
kadang tanpa makna,
atau hanya sedikit makna.
Semoga di tahun ini setiap lembaran memiliki makna,
setiap lembaran bermanfaat.
Selamat tahun baru 2015.
Semoga lebih sukses.
Langkah kaki terus melangkah…
Menyongsong indah dan terangnya matahari…
Berharap akan dapat bertemu, dengan wujud harapan…
Semoga asa dan cita, segera mewujud dalam nyata…Selamat tahun Baru 2015
Jangan Sesali Masa Lalu
Jangan Kuatirkan masa Depan
Selalu ada Asa dan Harapan di Tahun Baru
Selamat Tahun Baru!!!
Detik berlalu, dan hari pun selalu berganti…
Fajar senantiasa menyingsing dari ufuk timur…
Jejak-jejak langkah menghiasi kehidupan…
Tangis serta tawa, bergulung bersama…
Ada yang disebut, ada pula yang kian terlupakan…
Satu lahir, maka yang lain pun pergi meninggalkan dunia fana ini…
Cerita dan kesan, telah terukir abadi dalam memori tiap insan…
Selamat datang 2015…
happy new years…semoga sukses selalu !!
Tahun Baru
Tantangan Baru
Tujuan Baru
Masa Depan Baru
Misi Baru
dan Prospek Baru
Semoga sukses menyertaimu di Tahun Baru
Waktu terus berlalu, lembaran demi lembaran telah dilalui.
Coretan demi coretan telah memenuhi,
kadang tak berarti,
kadang tanpa makna,
atau hanya sedikit makna.
Semoga di tahun ini setiap lembaran memiliki makna,
setiap lembaran bermanfaat.
Selamat tahun baru 2015.
Semoga lebih sukses.
Langkah kaki terus melangkah…
Menyongsong indah dan terangnya matahari…
Berharap akan dapat bertemu, dengan wujud harapan…
Semoga asa dan cita, segera mewujud dalam nyata…Selamat tahun Baru 2015
Jangan Sesali Masa Lalu
Jangan Kuatirkan masa Depan
Selalu ada Asa dan Harapan di Tahun Baru
Selamat Tahun Baru!!!
Detik berlalu, dan hari pun selalu berganti…
Fajar senantiasa menyingsing dari ufuk timur…
Jejak-jejak langkah menghiasi kehidupan…
Tangis serta tawa, bergulung bersama…
Ada yang disebut, ada pula yang kian terlupakan…
Satu lahir, maka yang lain pun pergi meninggalkan dunia fana ini…
Cerita dan kesan, telah terukir abadi dalam memori tiap insan…
jatuh cinta diam diam
Mungkin karena caranya berjalan
Mungkin karena senyumnya
Saat dia terkejut
Mungkin karena matanya
Saat dia bahagia
Saat ingin dunia tau apa yang dia rasa
Mungkin saat dia sedih
Mungkin karena apa adanya dirinya
Aku jatuh cinta
Mungkin karena apa adanya dirinya
Aku hanya bisa, jatuh cinta diam-diam
Mungkin karena senyumnya
Saat dia terkejut
Mungkin karena matanya
Saat dia bahagia
Saat ingin dunia tau apa yang dia rasa
Mungkin saat dia sedih
Mungkin karena apa adanya dirinya
Aku jatuh cinta
Mungkin karena apa adanya dirinya
Aku hanya bisa, jatuh cinta diam-diam
Langganan:
Komentar (Atom)