Sabtu, 06 Desember 2014

merindukan muu


Merindukan Kamu

Kala kesunyian membelenggu jiwa
Dingin hati tanpa dekapan
Saat itu ku memikirkan kamu cinta
Walau dalam gelapnya malam
Masih terlihat ada bayangan wajahmu

Temanku hanyalah potret wajahmu
Tak Henti-hentinya pandanganku tertuju
Hingga tak terasa air mengalir di pipi
Dan membasahi cermin penghias potret wajahmu

Tak berdaya.. tak tahan lagi
Sampai kapan seperti ini
Aku hanya ingin kamu tahu
Aku Merindukan Kamu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

#page-loader{position:fixed!important;position:absolute;top:0;right:0;bottom:0;left:0;z-index:999999;background:#fff url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhX7BiGmqzPdTMsAwOPt_7eGZt30yVtM7U21HzhlAU1oCJQDMF_nW9zFvMFriwpQAbNy4QJQG1kNM5ccVs3fbVq3EdeWSnV-B_JImIaYMzZ0evzpxnnKkhdWjYTCly42_MwEMJH6MNjNh5q/s128-no/loading.GIF') no-repeat 50% 50%;padding:1em 1.2em;display:none}